Darah Istihadhah Pada Wanita, Pengertian dan Jenisnya

Darah istihadhah pada wanita merupakan sebuah hal yang wajar terjadi pada wanita terutama saat setelah melahirkan. Namun ada juga yang mengalaminya dalam waktu lama sampai berbulan-bulan yang tentunya akan menjadi masalah bagi wanita tersebut. Nah untuk mengetahui lebih jelas tentang darah istihadhah ini akan kita bahs dengan tuntas pada artikel di bawah ini.

Pengertian Darah Itihadhah Pada Wanita

darah istihadhah pada wanita
darah istihadhah pada wanita. image: liputan 6

Darah istihadhah pada wanita adalah darah yang terus mengalir pada seorang wanita dan tidak pernah behenti, atau berhenti dalam beberapa hari saja, misalnya satu atau dua hari dalam satu bulan. Ada yang berpendapat bahwa, istihadhah adalah darah yang mengalir setelah lewat lima belas hari (haid), kecuali jika kebiasaan haid wanita memang lebih dari itu. Karena ada beberapa macam kondisi darah istihadhah ini maka ulama membaginya menjadi tiga jenis atau golongan. Namun sebelum itu maka akan lebih baik jika kita mengetahui hukum bagi wanita istihadhah.

Hukum Wanita Istihadhah

Hukum-hukum bagi wanita istihadhah sama dengan wanita suci dimana tidak ada perbedaan antara keduanya, kecuali beberapa hal berikut:

  1. Wanita istihadhah wajib wudhu setiap kali akan melaksanakan shalat.
  2. Jika ingin berwudhu, wanita istihadhah harus menyuci bekas darah dan meletakkan di vaginanya sesuatu yang bisa menahan darah mengalir (sejenis pembalut).

Tiga Jenis atau Golongan Wanita Istihadhah

Secara umum ada tiga jenis atau golongan dari wanita istihadhah yaitu:

  1. Wanita yang jika sebelum istihadhah ia telah memiliki masa haid yang bisa diketahui, maka pada masa tersebut ia diam dan berlaku padanya hukum-hukum haid. Sedangkan masa selainnya adalah istihadhah dan berlaku padanya semua hukumnya.
  2. Jika sebelum istihadhah ia tidak memiliki masa haid yang bisa diketahui yang mana darah terus mengalir sejak pertama ia mengalami haid, maka ia harus berpegang pada perbedaan warna darah yang ada. Jika darah berwarna kehitam-hitaman, atau kental, atau memiliki bau, maka itu darah haid, dan selain itu adalah darah istihadhah.
  3. Jika ia tidak memiliki masa haid yang bisa diketahui, serta tidak bisa membedakan jenis darah yang ada, (apakah haid atau istihadhah) yang mana darah terus mengalir sejak pertama ia melihatnya dengan bentuk yang sama, atau bentuk tidak pasti yang tidak bisa dikatakan darah haid, maka ia harus mengikuti kebiasaan haid sebagian besar kaum wanita, yaitu enam atau tujuh hari pada setiap bulan, dimulai sejak pertama ia melihat darah mengalir. Dan, selain hari-hari tersebut adalah darah istihadhah.

Demikianlah sahabat muslimah pengertian dari darah istihadhah bagi wanita, jenis dan golongan wanita istihadhah dan juga hukum dari wanita istihadhah ini. Semoga hal ini dapat menjadi tambahan pengetahuan keislaman kita dan semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan juga dalam menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dam semoga Allah memberkahi langkah kita, Amiin. Semoga bermanfaat.

Sumber: dari berbagai sumber

Leave a Reply