Home Kajian dan Nasihat Makhorijul Huruf Hijaiyah, Materi Kelas Tahsin Pemula

Makhorijul Huruf Hijaiyah, Materi Kelas Tahsin Pemula

Makhorijul huruf merupakan tempat keluarnya huruf dalam melafalkan huruf al-Qur’an. Mengetahui tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyyah adalah sangat penting karena hal ini menjadi dasar dalam melafalkan huruf hijaiyyah secara benar.

  1. , makhrajnya ada pada tenggorokan terjauh.
  2. , makhrajnya dengan merapatkan kedua bibir.
  3. , makhrajnya dengan menyentuhkan ujung lidah dengan gusi gigi seri bagian atas.
  4. , makhrajnya dengan menyentuhkan ujung lidah dengan dinding dua gigi seri bagian
    atas. Diucapkan dengan suara dan nafas yang terdengar mengalir.
  5. , makhrajnya dengan menyentuhkan tengah-tengah lidah dengan langit-langit. Pada pengucapan huruf ini, tidak boleh ada nafas yang mengalir keluar.
  6. , makhrajnya dikeluarkan dari tengah-tengah tenggorokan.
  7. , makhrajnya dari pangkal tenggorokan (diucapkan persis seperti suara orang tidur mengorok). Huruf ini harus diucapkan dengan suara yang tebal.
  8. , makhrajnya dengan menyentuhkan ujung lidah dengan gusi dua gigi seri bagian atas. Kesalahan yang sering muncul pada pengucapan huruf ini adalah menyentuhkan ujung lidah dengan langit-langit, ini tidak boleh.
  9. , makhrajnya dengan menyentuhkan ujung lidah dengan dinding dua gigi seri bagian atas.
  10. , makhrajnya dengan menyentuhkan punggung lidah dengan langit-langit.
  11. , ujung lidah berada di antara dua gigi seri bagian atas dan bawah. Huruf ini bersifat al jahr, nafas tidak boleh mengalir keluar.
  12. , ujung lidah berada di antara dua gigi seri. Sifat menonjol adalah dimana kita mengucapkan huruf sa, ada suara tambahan yang menyerupai suara belalang (sedikit desis)
  13. , makhrajnya dengan mengangkat tengah lidah ke langit-langit. Pengucapan huruf ini ditandai dengan menyebarnya angin di dalam mulut kita.
  14. , ujung lidah berada di antara dua gigi seri. Saat fathah, bibir kita tidak boleh diucapkan dengan monyong. Setiap mengucapkan huruf fathah, rongga mulut dibuka sempurna.
  15. , makhrajnya dengan menyentuhkan sisi lidah dengan sisi gigi geraham atas. Sifat suaranya memanjang dan terdengar lembut.
  16. , makhrajnya ujung lidah disentuhkan dengan gusi gigi seri bagian atas, memiliki sifat menebal ketika diucapkan.
  17. , makhrajnya ujung lidah disentuhkan dengan dua gigi seri bagian atas. Huruf ini memiliki sifat menebal ketika diucapkan.
  18. , makhrajnya dari tengah-tengah tenggorokan.
  19. , makhrajnya dari pangkal tenggorokan. Huruf ini diucapkan dengan nafas tidak mengalir dan suara harus terdengar menebal.
  20. , makhrajnya menyentuhkan dua gigi seri atas dengan bibir bawah bagian dalam. Suara dan angin harus keluar dengan lembut.
  21. , makhrajnya menyentuhkan pangkal lidah dengan langit-langit bagian belakang. Diucapkan dengan suara yang tebal, dan dalam posisi sukun terdengar pantulan suara.
  22. , makhrajnya mengangkat pangkal lidah ke posisi di depan huruf ﻕ. Diucapkan dengan mengalirkan nafas.
  23. , makhrajnya mengangkat ujung lidah, disentuhkan dengan langit-langit.
  24. , makhrajnya merapatkan kedua bibir.
  25. , makhrajnya menyentuhkan yujung lidah diantara posisi ﺭ dan ﻝ.
  26. , makhrajnya dengan cara memonyongkan dua bibir
  27. , dikeluarkan dari tenggorokan yang terjauh. Kesalahan yang biasa terjadi adalah huruf ini dikeluarkan dari dada, ini tidak boleh.
  28. , makhrojnya membuka kedua bibir dengan sempurna.
Baca Juga:  Membaca Surat Al Kahfi di Hari jum’at, Inilah Keutamaannya

Demikian penjelasan tentang makhoijul huruf hijaiyah, semoga dapat membantu bapak/ibu sekalian dalam belajar melafalkan huruf hijaiyah dengan baik dan sesuai kaidah yang telah ditetapkan.

“Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.” Hadits riwayat Bukhari.

 

NO COMMENTS

Leave a Reply

%d bloggers like this: