7 Kesalahan Wanita dalam Mengelola Keuangan

1
931

Sahabat muslimah, sejak saat kita melewati usia akil baligh, kita sudah bertanggung jawab terhadap diri kita sendiri. Begitu juga dalam masalah keuangan, saat kita sudah lulus kuliah dan mulai bekerja, maka kitalah yang mengatur segala pengeluaran dan pemasukan keuangan kita. Namun karena kurangnya pengetahuan dan pandangan tentang masa depan akhirnya banyak para muslimah yang melakukan kesalahan dalam mengelola keuangan ini.

7-kesalahan-pengelolaan-keuangan-pada-wanita
7-kesalahan-pengelolaan-keuangan-pada-wanita

Kesalahan dalam mengelola keuangan ini jika tidak segera diperbaiki maka akan berdampak pada kehidupan ekonomi di masa depan kita. Hal ini bisa saja terjadi pada wanita muslimah yang masih lajang, ataupun yang sudah berkeluarga, baik sebagai ibu rumah tangga yang mengelola gaji suami maupun wanita yang juga memiliki penghasilan sendiri. Nah untuk belajar lebih banyak tentang pengelolaan keuangan bagi wanita, berikut ini adalah contoh-contoh kesalahan yang sering terjadi pada wanita dalam mengelola keuangan, yaitu:

1.Tidak Adanya Anggaran Keuangan Bulanan dan Tahunan
Anggaran keuangan bulanan dan tahunan adalah satu faktor utama yang harus dibuat saat kita mulai melakukan pengelolaan keuangan. Dengan memiliki anggaran keuangan bulanan dan tahunan maka kita dapat mengatur pengeluaran dan alokasinya untuk memenuhi kebutuhan hidup bulanan serta tahunan.

Mungkin kita sering merasa jika kita mengeluarkan sejumlah uang tetapi kita sendiri tidak mengetahui kemana uang itu dibelanjakan. Nah salah satu fungsi dari anggaran keuangan adalah sebagai pencatatan dan juga panduan saat kita akan membelanjakan uang.
Dengan membuat anggaran dan pencatatan keuangan maka kita akan mengetahui apakah kondisi keuangan kita atau keluarga kita dalam kondisi yang baik, surplus, atau minus tiap bulannya, sehingga kita dapat melakukan penyesuaian sebelum kondisi keuangan bertambah parah.

2.Boros dan Tidak Melihat Segi Prioritas Dalam Berbelanja
Sudah lazim bagi wanita yaitu senang berbelanja seperti busana, tas, sepatu atau barang yang dapat dikoleksi, atau juga tergiur oleh promo dan diskon dari barang-barang yang sebetulnya bukan termasuk barang pokok. Namun, terkadang kita tidak mengukur kemampuan kita sehingga tak jarang saat akhir bulan kita sudah tidak memiliki uang untuk membeli kebutuhan pokok sampai gaji kembali kita terima, sehingga akhirnya harus berhutang ke teman atau keluarga kita.

Nah untuk menghindari hal seperti itu, maka begitu kita menerima gaji, kita harus segera membagi dan menganggarkan uang tersebut untuk membayar kebutuhan primer atau membeli kebutuhan pokok seperti bahan-bahan makanan untuk sebulan, membayar kewajiban seperti listrik, telepon, PDAM dan yang sejenisnya, serta sisihkan juga untuk tabungan.

3.Hanya Mengelola Uang Untuk Jangka Pendek
Mengelola keuangan itu bukan hanya untuk saat ini atau bulan ini atau tahun ini saja. Perencanaan jangka panjang sangat penting untuk dimulai sedini mungkin. Karena itu apapun yang dilakukan dalam pembelanjaan dan investasi, harus dipikirkan dan direncanakan untuk jangka panjang. Sehingga dalam melakukan alokasi investasi dapat dibagi dalam kategori dari jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang yang akan lebih mudah memilih produk investasi yang disesuaikan dengan jangka waktunya untuk mencapai hasil yang maksimal dan tidak perlu mencairkannya sebelum jatuh tempo keperluan dimana mungkin saat itu investasi sedangan mengalami penurunan dan bukan saat yang tepat untuk mencairkan investasi.

4.Menyerahkan Pengelolaan Investasi Kepada Suami
Sudah kita ketahui bahwa suami adalh kepala rumah tangga, yang berarti menentukan roda kehidupan dalam berumah tangga. Namun karena mungkin sering dianggap bahwa laki-laki/ suami lebih mengetahui tentang masalah investasi, maka semua urusan investasi diserahkan kepada suami. Sedangkan didalam mengelola keuangan keluarga dan dalam berinvestasi untuk masa depan keluarga dibutuhkan kerjasama antara suami dan istri.

5.Terlalu Banyak Pengeluaran Untuk Barang Konsumtif
Banyak para wanita yang terjebak oleh gaya berbelanja yang tidak memperhitungkan kondisi keuangannya, sehingga mereka tidak dapat menabung untuk masa depannya. Hal ini terutama terjadi pada wanita yang sering bergaul dengan teman-teman atau komunitas yang memang suka berbelanja, sehingga terpengaruh untuk ikut gaya hidup yang tidak berhemat. Atau juga karena kita ingin mengikuti tren dan mode yang sedang terkenal sehingga kita ingin ikut memilikinya, dimana barang-barang ersebut biasanya merupakan barang konsumtif seperti fashion (baju, tas, sepatu dan aneka produk kecantikan).

6.Menggunakan Kartu Kredit
Sudah kita ketahui bahwa hukum asal dari kartu kredit adalah haram dalam Islam, akan tetapi jika kita terpaksa menggunakannya, maka isilah kartu kredit tersebut dan manfaatkanlah seperti kita menggunakan kartu debit, sehingga kita terhindar dari riba yang umumnya dikenakan kita melakukan pinjaman dengan kartu kredit tersebut. Silakan klik link berikut untuk lebih jelasnya.

7.Berinvestasi Hanya Karena Pengaruh Teman
Sekarang sudah banyak model investasi di pasaran, namun kita harus teliti sebelum menentukan akan berinvestasi di bidang apa. Hal ini karena investasi harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang yang bisa berbeda satu dengan yang lainnya. Dan karena investasi ini dilakukan dengan tidak direncanakan, bisa-bisa hasilnya tidak maksimal, jika tiba-tiba harus dicairkan disaat yang tidak tepat.
Selain itu sebelum melakukan investasi, kita harus melihat hukum investasi tersebut dalam Islam. Sebagai muslimah yang baik, tentunya kita tidak mau kan berinvestasi di jalan yang tidak sesuai dengan syari’at Islam?

Penutup
Demikianlah beberapa contoh kesalahan bagi wanita muuslimah dalam melakukan pengelolaan keuangan. Dan kami kira masih banyak hal lain yang belum dituliskan disini, namun sebagai pokok acuan adalah pengelolaan keuangan ini syar’I dan tidak terjerumus kepada hal-hal yang berseberangan dengan apa yang sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Semoga bermanfaat. Bagi Sahabat Qorina yang masih belum berkeluarga, ada baiknya membaca tulisan kami tentang 7 tips dan cara mengatur keuangan bagi muslimah yang belum menikah. Semoga bermanfaat.

1 COMMENT

Leave a Reply