7 Tips Jitu Dalam Mengawali Bisnis Fashion

0
3330

Tips dalam mengawali bisnis fashion – Salah satu bidang bisnis yang terus berkembang adalah bisnis fashion. Perkembangan dari bisnis busana ini terus berjalan biarpun kondisi ekonomi sedang tidak stabil ataupun krisis, apalagi pada saat ekonomi sedang membaik, bisnis fashion ini akan terus berkembang dengan pesat. Silih bergantinya tren busana yang selalu terjadi dan juga permintaan pasar terhadap produk-produk fashion ini yang selalu bertambah, menjadikan bisnis fashion merupakan bidang bisnis yang sangat perlu diperhitungkan.

Cakupan dari bisnis fashion ini juga tidak terbatas pada model dan bahan busana saja, namun juga meliputi segala macam pernik yang berhubungan, seperti aksesoris, sepatu, tas sampai dengan gantungan baju, ikat pinggang dan sebagainya. Semuanya saling mendukung sehingga tercipta bisnis yang kondusif. Nah bagi sahabat muslimah yang akan terjun ke dalam bisnis fashion ini, apakah Anda sudah mengetahui tahapan atau cara untuk mengawalinya? Nah dalam artikel berikut kami jelaskan tips dan langkah mudah dalam mengawali bisnis fashion.

7 tips mudah dalam mengawali bisnis fashion

Berikut ini adalah tujuh tips mudah dalam memulai sebuah bisnis pakaian atau fashion yang dapat Anda pelajari yaitu:

1. Riset pasar

Melakukan riset terhadap pasar terlebih dahulu adalah satu langkah utama yang tidak boleh diabaikan. Sahabat harus menentukan dahulu siapa saja yang akan menjadi target pemasaran dari produk fashion sahabat, apakah produk itu nantinya dijual untuk pria atau wanita, usia muda atau tua, golongan ekonomi atas atau bawah, kelas pekerja/ pegawai atau mahasiswa, dan lain sebagainya.

Seberapa pentingnya riset ini adalah dengan melakukannya nanti sahabat muslimah akan mendapatkan data berupa angka yang menjelaskan potensi pasar untuk produk fashion yang akan dijual. Selain itu juga akan didapat tingkat persaingan suatu jenis produk dengan produk lain yang sudah lebih dahulu beredar.

Cara melakukan riset ini ada berbagai macam cara seperti melakukan riset melalui internet, melakukan riset secara lengsung di suatu daerah, atau juga dengan melakukan riset dengan data dari badan statistik yang ada di daerah yang Anda target.

Jika sahabat sudah melakukan riset maka akan dapat diketahui barang-barang fashion apa saja yang berpotensi untuk dipasarkan di daerah tersebut.

2. Bisnis Plan

Membuat bisnis plan juga merupakan langkah yang sangat penting dan tidak boleh sahabat abaikan. Ibaratnya dalam bisnis, bisnis plan ini adalah sebuah kerangka utama dari bisnis yang akan sahabat lakukan. Sahabat akan menuliskan semua yang terkait dengan bisnis yang akan sahabat bangun, mulai dari target market dari produk fashion yang akan dijual, produk dan spesifikasinya, serta keunggulannya dibanding produk yang sejenis, bagaimana cara marketing atau menjualnya, bagaimana cara melayani konsumen yang membeli produk, pengelolaan stok barang dan bagaimana barang tersebut diadakan, serta masalah manajemen seperti sumber daya manusia yang melakukannya dan juga aset fisik seperti bangunan yang dipakai untuk membuka bisnis fashion, toko, komputer, printer, dan alat-alat promosinya.

3. Legalitas Bisnis Fashion

Menjadikan legal suatu bisnis adalah hal yang juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Legalitas ini dapat berbentuk badan usaha seperti UD, CV atau juga PT. Selain itu juga brand atau hak merk, jangan sampai brand sahabat terlebih dahulu dipatenkan oleh orang lain karena hal tersebut akan membuat sahabat harus kehilangan brand yang mungkin sudah sahabat perjuangkan untuk bisa populer di kalangan pasar. Karena waktunya yang lumayan lama dalam proses mematenkan merk, lakukanlah mulai dari sekarang.

4. Supplier

Mencari supplier atau vendor produk dari bisnis fashion yang akan sahabat jalankan adalah hal yang gampang-gampang susah. Carilah supplier yang dapat dipercaya, dan janganlah mengandalkan pada satu supplier saja. Karena jika pada suatu saat sahabat sedang mendapatkan pesanan produk yang banyak, dan sang suppliernya tiba-tiba bermasalah atau tidak dapat menyuplai kebutuhan produk sahabat, maka sahabat akan kalang kabut mencari penggantinya. Selain itu dengan mengambil produk dari beberapa supplier akan didapat perbandingan dari produk yang akan dijual.

Selain itu jika sahabat sudah mempunyai merk sendiri, sahabat dapat membandingkan untung-ruginya jika memilih untuk memproduksi sendiri atau membuat produk di luar (makloon). Kedua sistem ini sama-sama mempunyai keuntungan dan kerugiannya masing-masing, maka cermatilah sebelum memilih.

5. Tempat Berjualan

Tempat sahabat untuk menjual produk dari bisnis fashion ini juga ada bermacam-macam, mulai dari semacam toko fisik seperti butik, distro, outlet, atau juga bisa menggunakan media online.

Dalam menentukan toko fisik hendaknya sahabat sudah menentukan lokasi yang tepat, desain toko baik interior maupun eksteriornya. Sedangkan untuk toko online, sahabat dapat memilih berbagai tempat untuk membuka dagangan seperti membuka web toko online sendiri, berjualan di facebook, twitter, instagram, whatsapp, line, pinterest, atau mengikuti bermacam marketplace di Indonesia seperti tokopedia, bukalapak, atau forum seperti kaskus. Semuanya mempunyai keuntungan dan kerugiannya masing-masing.

6. Marketing dan Pemasaran

Sahabat muslimah, ujung tombak dari sebuah bisnis adalah tim marketing, termasuk juga dalam bisnis fashion ini. Jika marketing berhasil dan produk fashion sahabat laku keras, maka bisnis sahabat akan berjalan. Sahabat harus memperkuat tim marketing dan sales untuk memasarkan produk. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan suatu penghargaan lebih kepada tim marketing sahabat agar melakukan kreasi terhadap cara mempromosikan prosuk tersebut.

7. Sumber Daya Manusia dan Manajemen Bisnis

Kedua hal diatas juga harus diberikan pembinaan dan juga pelatihan sehingga nantinya sahabat mempunyai sumber daya manusia atau pegawai yang bertanggung jawab dalam pekerjaan serta administrasi yang lengkap dan aktual.

Demikianlah 7 tips jitu yang harus sahabat siapkan saat memulai sebuah bisnis fashion. Sebenarnya tidak hanya bisnis fashion, tips ini juga dapat diterapkan ke dalam bisnis apapun. Dan yang paling penting, niatkan segala urusan kita hanya untuk menggapai ridha Allah Ta’ala, sehingga semua yang kita lakukan akan bernilai ibadah. Semoga usaha Anda dalam mengawali bisnis fashion berjalan sesuai dengan yang diharapkan, Amiin.

Leave a Reply