Karakter Para Pendidik Sukses

Karakter para pendidik sukses merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh sosok seorang ayah. Hal ini karena ayahlah yang mendidik anak-anaknya agar dapat tumbuh besar dan mempunyai karakter yang sesuai dengan harapan.

Inilah Karakter Para Pendidik Sukses

Dalam buku yang membahas para ayah supaya sukses dalam mendidik anak-anaknya ini terdapat karakter mendasar yang sangat baik dimiliki seorang pendidik, diantaranya adalah;

1. Tenang dan tidak terburu-buru

Diriwayatkan oleh Muslim dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah bersabda kepada Asyaj bin Abdil Qais, “Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua perkara yang dicintai Allah, yakni tenang dan tidak terburu-buru.Ketenangan dan tidak terburu-buru sangat penting dalam membangun akhlak generasi, karena seorang pendidik adalah tauladan bagi anak yang dididiknya. Menanamkan sifat sabar adalah hal yang utama, termasuk di dalamnya adalah tenang dan tidak terburu-buru.

2. Lembut dan tidak kasar

Diriwayatkan oleh Muslim dari Aisyah ra, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha lembut dan menyukai kelembutan. Dia memberi atas kelembutan apa yang tidak Dia beri atas kekasaran dan lainnya,”Juga dari Aisyah ra, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha lembut dan menyukai kelembutan dalam perkara apa pun.” Muttafaqun ‘alayh.Diriwayatkan oleh Muslim dari Jarir bin Abdillah ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang tidak dikaruniai kelembutan, berarti dia tidak dikaruniai seluruh kebaikan,””

Diriwayatkan oleh Ahmad dari Aisyah ra, bahwasannya Rasulullah bersabda kepadanya,”Wahai Aisyah, bersikaplah lembut, karena sesungguhnya Allah apabila menghendaki kebaikan pada suatu keluarga, Dia ilhamkan kelembutan kepada mereka,”

karakter dasar pendidik sukses
karakter dasar pendidik sukses source image: internet

3. Hati yang penyayang

Diriwayatkan oleh al Bazzar dari Ibnu Umar ra, “Sesungguhnya setiap pohon memiliki buah. Buah hati adalah anak. Sesungguhnya Allah tidak menyayangi orang yang tidak sayang kepada anaknya. Demi jiwaku yang berada di Tangan-nya, tidak akan masuk surga selain orang yang penyayang,” Kami katakan, “Wahai Rasulullah, setiap kita menyayangi?” Belaiu menjawab, “Bukanlah yang dimaksud dengan kasih sayang adalah seseorang menyayangi temannya, yang dimaksud dengan kasih sayang adalah menyayangi seluruh umat manusia,”

Baca Juga:  6 Terapi Pengobatan Efektif yang Jarang Disadari

4. Memilih yang termudah selama bukan termasuk dosa

“Tidaklah Rasulullah menentukan pilihan antara dua perkara melainkan beliau memilih yang termudah di antara keduanya selama bukan termasuk dosa. Apabila termasuk dosa, maka beliau menjadi orang yang paling menjauhinya. Tidaklah Rasulullah marah untuk dirinya sendiri dalam masalah apapun kecuali apabila syariat Allah dilanggar, maka beliau akan marah karena Allah,” Muttafaqun ‘alayh.

5. Toleransi

Toleransi yang dimaksudkan adalah kemampuan untuk memahami orang lain dalam bentuk yang optimal. Bukan dalam pandangan yang sempit, sehingga maknanya bukan kelemahan dan kehinaan. Tetapi, maksudnya adalah memberi kemudahan sebagaimana yang diperbolehkan dalam syariat.

6. Menjauhkan diri dari marah

Sesungguhnya kemarahan, fanatisme dan rasialisme adalah sifat negatif dalam aktivitas pendidikan. Bahkan, demikian juga dalam sosial kemasyarakatan. Apabila seseorang dapat menahan amarahnya dan sanggup menguasai dirinya, maka itu adalah kebahagiaan baginya dan bagi anak-anaknya. Demikian juga sebaliknya.

7. Seimbang dan Proporsional

Bersikap ekstrim adalah sifat yang tercela pada urusan apapun. Oleh karena itu, kita dapati rasulullah selalu suka bersikap proporsional dan seimbang dalam urusan tiang agama. Maka, bagaimana pendapat Anda pada urusan hidup lainnya yang antara lain adalah aktivitas pendidikan yang merupakan urusan terpenting?

8. Selingan dalam memberi nasehat

Banyak bicara seringkali tidak memberikan hasil apa-apa. Sebaliknya, memberikan nasehat yang baik dengan jarang justru seringkali menghasilkan sesuatu yang besar, biidznillah.

*ringkasan dari buku Prophetic Parenting karya Abul Hasan Ali al-Hasani an-Nadawi, dapatkan bukunya di 085791728560

Leave a Reply