Jangan Salah Pilih Kurma, Inilah Jenis-jenis dan Manfaatnya

Kurma adalah makanan yang sering kita jumpai terutama di bulan Ramadhan. Namun kini, tak hanya bulan Ramadhan, di luar bulan Ramadhan, kita juga mudah menjumpai buah kurma ini. Kurma memiliki beraneka ragam jenis dilihat dari asalnya, bentuknya, dan juga tingkat kematangan kurma. Berikut ini adalah jenis-jenis kurma dilihat dari tingkat kematangan kurma.

Jenis-jenis Kurma dilihat Dari Tingkat Kematangan

Dari segi kematangannya, kurma secara umum terbagi menjadi tiga tingkat yaitu:

1.Tamr/Tamer/Kurma Kering

tamr
jenis kurma kering. images: internet

Tamer (kurma kering) merupakan makanan yang telah banyak dikenal masyarakat dan ekonomis. Kurma yang biasa kita jumpai di pasaran ini sangat mudah disimpan dan awet. Kandungan gula dalam tamer mencapai 75%, protein 20% dan lemak 3%. Tamer juga kaya akan garam mineral dan garam mineral alkali seperti kalsium dan potasium. Buah ini pun kaya akan unsur-unsur besi selain mengandung vitamin B dan C. Pengolahan tamer, biasa langsung dimakan tanpa campuran lain, atau bisa juga dicampur dengan segelas susu. Jika kurma tamer ini dimakan dengan campuran segelas susu, maka keduanya akan menjadi sebuah makanan yang sempurna dilihat dari segala sisinya, karena susu banyak mengandung dua unsur penting bagi tubuh, yakni protein dan lemak yang menyempurnakan kandungan nutrisi pada kurma tamer. Tamer adalah makanan yang berfungsi untuk menyeimbangkan asam lambung serta mampu memberi efek relaksasi pada saraf, karena tamer ini memiliki pengaruh langsung terhadap kelenjar gondok (tiroid).

2. Ruthab/Ruthob/Kurma Matang

contoh kurma matang atau ruthab
kurma matang atau ruthab. images: internet

Ruthab, kurma matang basah merupakan makanan yang kaya sekali dengan unsur-unsur kalsium dan besi. Oleh karena itu, Allah subhanahu wa ta’ala menganugerahkannya untuk para wanita yang sedang nifas. Sebagaimana Allah telah memerintahkan Maryam untuk memakannya pada saat nifas.

“Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum, dan bersenang hatilah kamu,” QS Maryam 25-26

Kandungan dua unsur penting seperti besi dan kalsium ada dalam ruthab ini dalam kadar yang cukup. Ruthab ini pun penting untuk memproduksi susu dan bayi yang menyusu, mengingat ia dapat mengganti zat-zat yang hilang dalam tubuh ibu ketika melahirkan atau ketika menyusui. Besi dan kalsium juga merupakan unsur penting bagi pertumbuhan anak yang sedang menyusui karena keduanya merupakan unsur yang paling menentukan dalam pembentukan darah, sumsum tulang belakang dan tulang.

3. Balah/Kurma Mentah

kurma mentah atau balah
contoh kurma mentah atau balah. images: internet

Balah adalah kurma mentah, yang bisa dijadikan sebagai makanan pengganti saat buah-buahan segar sulit didapatkan. Balah atau kurma mentah ini sangat bermanfaat untuk menguatkan otot perut dan dapat membantu saat susah buang air besar, karena di dalamnya banyak mengandung serat untuk membantu proses pencernaan. Balah juga dapat menguatkan rahim, khususnya saat melahirkan. Sebuah penelitian ilmiah menegaskan, bahwa balah dapat memberi pengaruh positif bagi gerakan rahim dan menambah elastisitasnya. Seduhan balah juga mampu melancarkan saluran kencing.

Masya Allah, begitu banyak manfaat kebaikan dari buah kurma, baik itu yang masih mentah, matang maupun yang kering. Dan itu semua termasuk dalam tanda-tanda kebesaran Allah subhanahu wata’ala.

Demikianlah jenis-jenis kurma dilihat dari segi kematangannya, dan juga khasiatnya masing-masing bagi kesehatan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Leave a Reply