8 Model Berdandan yang Dilarang Bagi Muslimah

Berdandan adalah upaya bagi manusia agar terlihat lebih baik, tampan maupun cantik, begitu juga dengan kaum wanita yang memang diciptakan untuk lebih memikirkan penampilannya. Sama halnya dengan wanita pada umumnya, wanita muslimah juga sedikit banyak ada yang berpikir untuk dapat berdandan cantik seperti yang dilakukan pada wanita umumnya.

Akan tetapi sahabat muslimah, ternyata berdandan bagi muslimah ini sudah diatur dalam Islam sehingga ada batas-batas yang tidak boleh dilanggar, dan ada juga cara dan model berdandan yang terlarang dalam Islam. Apa saja model berdandan yang dilarang bagi muslimah? Inilah dia, sebagaimana kami kutip dari webmuslimah:

8 Model Berdandan yang Dilarang Bagi Muslimah

  1. Berdandan yang Menimbulkan Syahwat

Kehormatan adalah hal yang utama bagi setiap muslim dan muslimah yang harus selalu dijaga. Salah satu faktor yang dapat mengandam kehormatan bagi muslimah adalah dengan berdandan yang menimbulkan syahwat bagi laki-laki lain yang bukan mahramnya. Oleh karena itu Islam melarang kaum wanitanya untuk berdandan yang akan menimbulkan syahwat bagi pihak lain yang bukan mahram. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 59 sebagai berikut:

 “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (al-Ahzab: 59).

Maksud dari surat Al-Ahzab ayat 59 itu adalah perintah kepada wanita mukmin untuk menutupi seluruh auratnya dengan jilbab atau pakaian yang tertutup agar mudah dikenal dan juga tidak akan diganggu.

  1. Berdandan seperti wanita jahiliyah

Jahiliyah dari kata al-Jahl [الجهل] yang artinya kebodohan. Selanjutnya istilah ini digunakan untuk menyebut keadaan masyarakat sebelum diutusnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan, Jahilliyah adalah masa sebelum islam. (Fathul Bari, 10/468). Zaman itu dinamakan zaman jahiliyah karena tingkat kebodohan mereka yang parah, tidak mengenal hak Allah dan hak makhluk. (al-Qoul al-Mufid, Ibn Utsaimin, 2/146).

Model berhias atau berdandan seperti wanita jahiliyah di masa lalu adalah dengan tetap menggunakan kerudung atau khimar tetapi tidak sempurna dalam menutup auratnya, yaitu masih terbuka bagian leher, telinga sehingga terlihat perhiasan seperti kalung dan antingnya. Hal ini seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 33:

 “Dan hendaklah kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj (sering keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu,” (al-Ahzaab:33).

Jadi jaman sebelum Islam, wanita Arab sudah menggunakan kerudung namun masih memperlihatkan perhiasan yang dapat menimbulkan syawat bagi laki-laki yang bukan mahramnya. Oleh karena itu Islam sangat melarang dandanan dengan model seperti itu.

  1. Berdandan menyerupai Laki-laki

Allah SWT telah menciptaakan dua jenis manusia yaitu laki-laki dan perempuan, dimana diantara keduanya ada perbedaan sifat yang mendasar dan tidak dapat ditukar. Salah satunya adalah pendampilan dan dandanan, dimana Islam melarang wanita muslimah berdandan dan berhias seperti laki-laki, dan juga sebaliknya. Hal ini seperti apa yang Rasulullah sabdakan dalam hadits berikut ini:

Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang menyerupai laki-laki,” (HR. Al-Jami ash-Shaghir).

  1. Memakai parfum atau wewangian

Wanita muslimah dilarang untuk menggunakan parfum atau wewangian disaat sedang keluar rumah atau bepergian, karena hal ini dapat menimbulkan syahwat dari lawan jenis yang bukan mahram. Hal ini sesuai dengan hadits nabi Muhammad sebagai berikut:

Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur,” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad).

Lain halnya dengan pemakaian parfum di dalam rumah dimana hal itu untuk menyenangkan suaminya, maka hal itu adalah dianjurkan dan akan bernilai sebagai ibadah, serta berpahala.

  1. Menghabiskan banyak waktu untuk berdandan

Sahabat muslimah, jika kita sempat mengamati tren yang berlaku sekarang ini, wanita banyak yang menghabiskan banyak waktu hanya untuk mandi dan berdandan, bahkan bisa berjam-jam dalam melakukannya. Hal ini sangat berlebihan dan tidak sesuai dengan syariat Islam.

Hindari berlama-lama dandan, karena selain tidak baik hal tersebut justru akan membuat waktu Anda yang seharusnya digunakan amalan lain malah habis percuma. Berdananlah secukupnya, tanpa berlebih-lebihan.

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang batas waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) dapat memajukannya,” (Q.S. Al A’raaf : 34).

  1. Berdandan yang Berlebihan

Islam melarang umatnya untuk berbuat yang berlebihan, salah satunya adalah dalam berdandan ini. Hal ini seperti yang terdapat dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 31:

“… Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).

  1. Mencabut alis, membuat tato dan merenggangkan gigi

Perbuatan mencabut alis, membuat tato dan merenggangkan gigi dilarang dalam Islam, bahkan hal tersebut merupakan perbuatan yang dilaknat oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang membuat tato dan meminta ditato, yang mencabut bulu alis dan meminta dicabut, yang merenggangkan gigi dan memperindahnya, serta wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah,” (HR. Al-Jami ash-Shaghir).

  1. Menyambung rambut

Dari jaman dahulu sampai sekarang, menyambung rambut banyak dilakukan oleh wanita untuk memperindah penampilan. Ternyata menyambung rambut ini juga merupakan perbuatan terlarang dalam Islam, sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW berikut ini:

Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan meminta disambungkan rambutnya,” (HR. Al-Jami’ ash-Shaghir).

Nah sahabat muslimah, itulah 8 model berdandan yang dilarang bagi muslimah, karena akan membawa kerusakan dan kerugian baik bagi wanita yang melakukannya dan juga bagi manusia di sekelilingnya. Karena kecantikan yang hakiki sejatinya berasal dari akhlak baik seorang muslimah yang tergambar dari setiap langkahnya mendekat pada Sang Pencipta. Hendaknya kita sebagai muslimah melaksanakan apa yang Allah dan Rasul-Nya perintahkan, dan menjauhi apa yang dilarang. Semoga bermanfaat.

Dari berbagai sumber.

Leave a Reply