Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home Busana Muslimah Mengenal Jenis Kain Katun Yang Ada di Pasaran

Mengenal Jenis Kain Katun Yang Ada di Pasaran

GamisJilbabSyari.comMengenal jenis kain katun – Kain yang satu ini memang menjadi salah satu bahan pilihan utama untuk segala kebutuhan pakaian dan kebutuhan lainnya. Sahabat muslimah dapat dengan mudah mendapatkannya di hampir semua toko kain dan alat-alat jahit baik offline maupun online, besar maupun kecil. Karena bahan katun sudah pasti banyak yang mencarinya.

Pengertian dan Karakteristik Kain katun

Sejuk, lembut dan nyaman, itulah karakteristik dan ciri utama dari kain katun. Seperti diketahui, katun terbuat dari benang yang berasal dari biji kapas. Benang katun, bila dilihat melalui mikroskop, mirip pita yang dipelintir dan berlubang di tengahnya. Itu sebabnya katun cepat menyerap keringat dan segera melepaskannya kembali. Dengan kata lain, katun dapat “bernapas”. Selain itu, bahan katun tahan terhadap temperatur tinggi sehingga dapat direbus dan diseterika dengan temperatur yang tinggi. Ia juga kuat dan dapat menyerap pewarna dengan baik. Oleh karena itu, dari benang katun tersebut dibuatlah banyak jenis kain turunan katun yang mempunyai sifat-sifat yang baik dari katun aslinya dan ditambah dengan sifat yang sesuai dengan kebutuhan dari konsumen yang beragam, dan hasilnya adalah beragam nama dan jenis kain katun ini.

Jenis Kain katun Yang Beredar di Pasaran

Berikut ini adalah berbagai jenis katun yang banyak beredar di pasaran. Sahabat dapat memilihnya sesuai dengan selera dan kebutuhan.

  1. Muslin

Muslin adalah kain katun ringan, ditenun dengan longgar, tidak diwarnai, dan dihasilkan dari benang katun yang disisir. Ia pertama kali diimpor ke Eropa dari Timur Tengah pada abad ke 17 dan menjadi sangat populer di Perancis pada akhir abad ke 18.

contoh kain muslin
contoh kain muslin. image: aliexpress

Muslin digunakan untuk membuat pakaian, khususnya di negara-negara yang beriklim panas. Selain itu, ia juga populer sebagai gorden atau kain pelapis perabotan. Namun karena murah, dan masih banyak tekstil yang dianggap lebih memadai, muslin tidak selalu dimanfaatkan untuk busana jadi, namun lebih sering dipakai oleh penjahit sebagai bahan membuat contoh busana untuk pengepasan sebelum busana aslinya dibuat.

  1. Flanel

Untuk kain yang satu ini pasti Sahabat muslimah sudah mengetahuinya secara langsung. Ya, flanel adalah kain tenun yang lembut dan banyak terdapat di banyak toko kain dan bahan kerajinan tangan. Semula dibuat dari benang wol, tapi sekarang sering pula diproduksi dari katun atau bahkan benang sintetis.

Baca Juga:  Perbedaan Bahan Gamis Jersey Kami dengan Bahan Jersey Bola
contoh kain flanel
contoh kain flanel. image: blogreview.com

Ada juga yang disebut flannelette (cotton flanel), yakni kain yang merujuk pada katun berbulu halus dengan tekstur menyerupai flanel. Kain ini dijual dalam berbagai warna dan corak.

  1. Oxford

Halus, sejuk, lembut, ringan, bahan kain oxford digemari terutama sebagai bahan pembuat kemeja. Tak heran kalau bahan ini dapat ditemui dalam berbagai kemeja ‘Oxford’ dari yang kasual hingga formal.

contoh kain oxford
contoh kain oxford. image: aliexpress

Kain oxford mudah dirawat, bisa dicuci mesin dan bentuknya bertahan tanpa harus disetrika. Itu sebabnya selain sebagai bahan kemeja, kain ini juga digunakan di rumah tangga, khususnya di kamar anak-anak, untuk gorden, sarung bantal, wall hanging atau pembatas ruangan.

  1. Poplin

Poplin disebut juga tabinet, adalah kain kuat hasil tenunan plain weave. Serat kain ini menyilang dari tepi kain ke tepi kain lainnya. Kain ini dihasilkan dari berbagai bahan, termasuk katun, digunakan untuk kemeja dan celana, dan sering dikombinasikan dengan katun yang lebih lembut dan mahal.

contoh kain poplin
contoh kain poplin. image: aliexpres

Poplin tidak mudah kusut dan resisten terhadap air dan noda, serta poplin menampilkan sedikit sinar/glossy.

  1. Calico

Calico adalah istilah untuk menamakan bahan katun putih sederhana

contoh kain calico
contoh kain calico. image: shambujoux.com
  1. Diaper cloth

Yakni kain katun tenunan biasa yang tinggi daya serapnya, biasa digunakan untuk popok bayi.

contoh diaper cloth
contoh diaper cloth. image: lebih.co
  1. Dimity

Dimity merupakan kain tipis, putih atau print, dengan benang memanjang, bergaris atau kotak-kotak.

contoh kain dimity
contoh kain dimity. image: aliexpres
  1. Duck

Kain katun yang ditenun ketat. Terdapat dua jenis ketebalan, yang jenisnya berat, digunakan untuk tenda, yang ringan digunakan untuk busana musim panas.

contoh kain duck
contoh kain duck. image: alibaba
  1. Gauze

Kain tipis, ringan, mirip cheesecloth

contoh kain gauzecontoh kain gauze
contoh kain gauze. image: alibaba
  1. Gingham

Kain ringan tapi kuat yang ditenun dalam bentuk kotak-kotak atau garis-garis.

contoh kain gingham
contoh kain gingham. image: aliexpress
  1. Khaddar

Kain katun hasil tenunan rumah.

contoh kain khaddar
contoh kain khaddar. image: internet
  1. Lawn

Tenunan sederhana, lembut, sangat ringan. Digunakan untuk pakaian dalam, busana anak-anak, kerah baju.

Baca Juga:  Jilbab, Benarkah Hanya Sekedar Penutup Rambut Kepala Saja?
contoh kain katun lawn
contoh kain katun lawn. image: fitinline.com
  1. Mackintosh

Katun berlapis karet yang tahan air dan ringan.

contoh kain mackintosh
contoh kain mackintosh. mage: alibaba
  1. Madapollam

Istilah untuk sebutan katun halus.

  1. Moleskin

Jenis kain katun yang tebal dan awet.

Nah sahabat muslimah, ternyata ada banyak sekali kain yang dibuat dari bahan atau benang katun. Dengan fungsi dan peruntukkan yang berbeda-beda sehingga namanyapun menjadi berbeda satu dengan lainnya.

  • Sumber: kenali tekstil by Dian Rakyat

NO COMMENTS

Leave a Reply

%d bloggers like this: