Inilah Bahan Kain Rayon, Karakteristik dan Jenis-jenisnya

GamisJilbabSyari.com – Bahan kain rayon, apakah sahabat muslimah pernah mendengar nama kain ini? Kami yakin sahabat sudah sering mendengar bahan rayon ini karena memang kain jenis ini banyak digunakan di sekitar kita, baik sebagai bahan pakaian maupun non pakaian. Nah sekarang saatnya bagi kami untuk menjelaskan kepada Sahabat apa itu bahan kain rayon, karakteristik dan juga penggunaannya.

Apakah Bahan Rayon Itu

Bahan rayon adalah salah satu jenis kain yang paling banyak dipakai di seluruh dunia, terutama sebagai bahan pakaian. Hal ini karena tenyata bahan ini adalah jenis bahan kain sintetis atau semi sintetis yang pertama kali dibuat oleh manusia sehingga kepopulerannya tidak ada yang menggantikan. Rayon terbuat dari serat yang berasal dari kayu. Dalam pembuatan kain rayon ini, kayu pohon Pinus, hemlock, dan cemara adalah tiga spesies pohon yang paling sering digunakan.

Contoh Bahan Rayon
Contoh Bahan Rayon. image: alibaba.com

Bahan ini dikembangkan di Perancis pada tahun 1884 oleh seorang ilmuwan bernama Hilaire de Chardonnet. Pengembangan ini dimaksudkan untuk mencari alternative bahan pengganti sutera yang mahal. Maka jadilah pada saat itu, bahan ini disebut sebagai ‘sutra buatan’ sampai tahun 1924, ketika namanya diubah menjadi rayon untuk menggambarkan sifat-sifat metallik atau kain yg berkilau karena mencerminkan sinar matahari (ray-on atau rays of light). Rayon adalah serat semi-sintetis yang juga dikenal sebagai serat selulosa yg diregenerasi.

Karakteristik dan Ciri-ciri bahan Rayon

Rayon memiliki daya serap yang tinggi, lembut di kulit, nyaman dipakai dan mudah untuk diwarnai. Karena serat rayon memiliki daya serap yang tinggi, dye pewarna sangat mudah diserap sehingga warna yang ditampilkan pada kain berbahan rayon juga sangat cerah. Nah untuk lebih jelasnya mengenai karakteristik dan ciri-ciri bahan rayon seperti dikutip dari fitinline.com adalah sebagai berikut:

  • Serat rayon mengandung unsur kimia karbon, hidrogen, dan oksigen.
  • Kain rayon memiliki daya serap keringat yang tinggi seperti kain katun.
  • Tekstur dan permukaan bahannya halus dan lembut di kulit.
  • Kain rayon sangat nyaman dipakai dan mudah untuk diwarnai.
  • Karena mudah menyerap zat pewarna maka tampilan bahan kain rayon umumnya juga sangat cerah.
  • Kilau alaminya tinggi, tidak mudah kusut, dan cenderung licin menyerupai sutra.
  • Pemulihan elastis (retensi bentuk) serat rayon terbilang sangat rendah. Bahan rayon tidak dapat kembali kedalam bentuk dan penampilan aslinya secara cepat.
  • Kain rayon dikenal sangat mudah terbakar. Bahkan cenderung lebih mudah terbakar jika dibandingkan dengan kain linen, katun dan rami yang dibuat dari serat tanaman.

Bahan Pembuatan Kain Rayon

Pada dasarnya ada dua kategori bahan kain jika dilihat dari proses pembuatannya, yaitu bahan serat alami dan bahan serat buatan atau sintetis. Untuk bahan dari serat alami dibuat dari bahan yang ada pada tumbuhan atau binatang, dan sebagai contohnya adalah kain katun dari bahan kapas, kain wool dari bulu domba dan kain Sutera dari kepompong ulat sutera. Sedangkan serat buatan atau sintetis, semata-mata dibuat dari proses senyawa kimia.

Untuk bahan rayon termasuk dalam kategori bahan serat sintetis, namun asal mulanya adalah dari serat alam berupa selulosa pulp kayu. Setelah melalui proses kimia yang panjang akhirnya dihasilkan bahan rayon ini. Serat yang jadi bahan untuk benang kain rayon berasal dari polimer organik, ada regenerasi proses kimiawi dalam pembuatanya, sehingga serat rayon tidak bisa digolongkan sebagai serat sintetis atau serat alami. Maka nama baru disematkan pada rayon, yaitu serat semi sintetis. Sedangkan bahan kayu yang banyak digunakan sebagai dasar pembuatan bahan rayon ini adalah kayu pinus, cemara dan hemlock.

Jenis-jenis Bahan Kain Rayon

Setelah mengetahui tentang apa itu bahan rayon, karakteristik dan ciri-cirinya, maka sekarang waktunya mengetahui tentang jenis bahan rayon ini. Berikut ini adalah beberapa jenis bahan rayon yang banyak dijual di pasaran Indonesia:

  1. Rayon Jersey

Jika mendengar istilah jersey maka tentunya pikiran kita membayangkan kaos bola, atau busana gamis jersey yang sekarang banyak dijual di pasaran. Namun ternyata istilah jersey ini berbeda dengan jenis bahan rayon jersey yang ada di dunia tekstil untuk nama bahan kain ini.

Bahan rayon jersey
Bahan rayon jersey. image:stylishfabric.com

Untuk bahan jersey sendiri adalah bahan rajutan benang yang berasal dari campuran antara bahan sintetis, wool, dan katun. Oleh karena itu kain rayon jersey adalah kain yang berasal dari campuran antara benang yang berasal dari serat rayon dan serat jersey. Biasanya jika kita membeli kain dalam bentuk rol (gulungan), tertera komposisi berapa prosentase serat yang digunakan.

  1. Rayon Spandex

Kain rayon spandex ini banyak digunakan sebagai kaos, pakaian olah raga dan banyak juga digunakan sebagai Jilbab. Ciri-ciri dari bahan rayon spandex adalah warna bahan kain ini terlihat cerah, teksturnya lembut dan bahan spandex juga fleksibel. Karena bahanya yang fleksibel, bahan rayon spandex jika dipakai untuk pakaian akan ngepas di badan atau stretachable alias mudah direnggangkan atau molor.

bahan rayon spandex
contoh bahan rayon spandex. image: stylishfabric.com

Oleh karena itu bahan ini sebenarnya tidak cocok jika dipakai sebagai bahan gamis, karena baju gamis syar’i sendiri mempunyai ketentuan agar tidak njeplak atau ngepas di badan sehingga tidak membentuk anggota tubuh si pemakai. Namun bisa juga diaplikasikan sebagai dalaman, atau dibuat dengan ukuran satu tingkat diatas ukuran sebenarnya sehingga nanti tidak terlalu ngepas di badan.

  1. Rayon Crinkle

Rayon crinkle adalah bahan rayon yang dibuat dengan tekstur permukaan kain yang kusut atau tidak rata atau berkerut seperti kulit jeruk. Selain memproduksi kain dengan variasi warna, motif dan gramasi atau ketebalan kain, pabrik kain juga memproduksi kain dengan corak tekstur yang berbeda dari kain lainnya meski dibuat dari bahan yang sama. Cara mengubah kain yang semula rata menjadi kusut atau berkerut tersebut dinamakan proses mengeriting atau Creping. Nah kain yang dihasilkan dari proses tersebut, bisa berbentuk bahan crepe, seersucker atau crinkle.

Bahan Rayon Crinkle
Bahan Rayon Crinkle. image: pinterest.com

Ciri-ciri bahan Rayon crinkle yang bagus adalah mempunyai gramasi yang ideal, tidak terlalu tebal namun juga tidak tipis. Jika dipegang terasa lembut meski memiliki tekstur yang berkerut. Bahannya sangat nyaman, adem banget jika dikenakan. Karena itulah kebanyakan wisatawan dari Eropa, Amerika dan Australia memilih dress dengan bahan rayon krinkle sebagai outfit mereka ketika berlibur di Bali.

Namun tidak semua bahan katun dan rayon dapat diproses crinkle dan menghasilkan kain yang bermutu. Adalah bahan rayon atau katun murni yang memiliki gramasi yang cukup yang bisa diproses creping crinkle sehingga menghasilkan kain krinkle yang berkualitas baik. Sebab jika tidak, kain tersebut akan mudah sobek dan terkadang malah berlobang besar.

  1. Rayon Polyester

Bahan rayon polyester atau sering disingkat dengan rayon PE ini berasala dari campuran antara serat rayon dengan serat polyester. Tingkat gramasi dan campuran antara kedua bahan tersebut yang menjadikan harga dan kualitas kain ini. Dimana semakain tinggi tingkat atau kandungan dari bahan polyester maka menjadikan kualitas kain semakin rendah dan harganya semakin murah.

Bahan Rayon Polyester
Bahan Rayon Polyester. image: alibaba.com

Jika anda menemukan mukena bali dijual dengan harga sangat murah, maka anda harus berhati-hati terhadap hal ini. Mungkin saja mukena tersebut dibuat dari kain rayon PE berkualitas rendah yang harganya murah. Kainnya kasar, mudah robek dan tidak seadem kain rayon yang sesungguhnya.

Demikianlah sahabat muslimah artikel tentang bahan rayon, karakteristik dan jenis-jenisnya. Ternyata banyak juga ya variasi dari bahan rayon ini. Semoga setelah membaca tulisan ini sahabat akan mudah dalam mengenali jenis bahan rayon saat akan berbelanja kain ataupun busana jadi sehingga sahabat tidak mudah tertipu dengan jenis bahan dan kualitas yang ditawarkan oleh para pedagang. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply